Pertanyaan seorang sahabat mampir di hape eyang. Sang Sobat bertanya, “Eyang, tolong jelasin dong perbedaan antara Community, Klub Motor dan Genk Motor” GUBRAK
bedanya dimana ya??? Atribut??? Stiker??? Motor??? Tongkrongan???? Kegiatan???
Dimata eyang saat ini ke tiga golongan itu ga ada bedanya sama sekali. Lho Kok??? Yah sekarang gini aja deh. Eyang balikin pertanyaannya… “Apa sih kegiatan UTAMA dari ke tiga golongan tersebut???” Jawabannya pasti 1. Sama sama suka ngadain bakti sosial (baik di dukung sponsor atau modal sendiri hasil patungan), 2. Sama sama punya jiwa brotherhood (Tapi kadang sama yang sejenis, setipe, sepabrik aja musuhan), 3. Sama sama suka konvoy tengah malam, 4. Sama sama suka ngadain acara atau menghadiri acara yang di selenggarakan ATPM atau komunitas/klub lain, 5. Sama sama mengaku Safety Riding, padalah kenyataannya masih ada member yang mengalami kecelakaan. Baik riding dalam kota, atau keluar kota ( Turing ). Kalo Soal Tatib dan Aturan, Semuanya punya, mau di sebut AD/ART, perjanjian ini lah.. perjanjian itulah… semuanya sama… sama sama melalui proses Rekruitmen.
Penjabarannya begini, Nomer 1. Baksos. Setiap komunitas / klub pasti memilih baksos sebagai menu utama pada saat anniversary atau ultah, Genk Motor juga ada lho yang ngadain Baksos, ga percaya??? ni link Youtubenya.. http://www.youtube.com/watch?v=TYSqATD5pYM, Trus yang ke 2, soal brotherhood… Semua yang ngaku biker punya jiwa brotherhood, tapi sampai dimana?? Soal sampai detik ini banyak kok komunitas / klub motor yang tidak akur, apalagi Genk Motor. Yang ke 3 soal Konvoy. Udah ngumpul ga keliling kota??? Ga afdol coy… Genk Motor ??? Sama kan???
. yang ke 4, Dimana ada Ulang Tahun atau Kenduri Motor, Pasti di situ banyak anak motornya, ga percaya??? dateng aja ke ultah klub di kota kamu. Yang terakhir nomer 5 soal Safety Riding, hingga detik ini masih banyak biker yang kehilangan nyawa di Jalan, ini tandanya amalan safety riding tidak sepenuhnya di serap sama membernya. Safety Riding itu adalah sikap dimana si pemotor betul betul memahami arti keselamatan berkendara dan lebih menghargai nyawa di banding ego untuk membetot tali gas pada saat berkendara. Perkara Nasib, Naas, Kehendak Illahi, bisa kok di hindari jika semua pengendara baik motor dan mobil lebih menghargai nyawanya.

Kampanye Tertib Lalu Lintas
Nah, kalo ingin beda, Aplikasikan tuh yang namanya Brotherhood jangan pandang bulu, Aplikasikan juga tuh soal Safety Riding kepada Masyarakat dengan cara melakukan kegiatan bareng dengan Ditlantas setempat, jangan cuma kerjasama Polantas pas mau konvoy saja. Undang Pak Polantas untuk ikut Kopdar bareng sekalian minta arahan dan bimbingan soal Tatib Lantas, biar member selalu ada kesan pada saat pulang kopdar.
-eyang-
Like this:
9 bloggers like this post.
Posted in Aktifitas, Safety FIRST