Copot stiker kalo tidak bisa jaga atitud di jalan

•3 May 2012 • 10 Comments

Menjadi bagian dari sebuah komunitas roda dua awalnya terdorong karena rasa ingin tahu seluk beluk motor yang di miliki, di tambah ingin menambah wawasan dalam dunia roda dua di tambah lagi keinginan untuk menjalin tali silaturahmi dengan sesama pengguna merk dan tipe motor yang di miliki.

Dok. detikoto.com “Tiger di Jalan Tol”

Setelah melewati berbagai test untuk menjadi anggota tetap ( dapet stiker dan nomer anggota ) disitulah jati diri dan sebutan sebagai BIKER baru bisa di sandang. Namun, tahukah rekan-rekan sekalian? betapa sulitnya menjaga nama baik sebuah organisasi ketika ada member yang kedapatan tidak mengikuti dan menjalankan SUMPAHnya pada saat di syahkan menjadi member tetap.

Konvoy lulus SMU

Hal ini kadang bukan cuma 1 orang “oknum” dalam organisasi, tetapi justru pada saat organisasi melakukan kegiatan konvoy ( baik dalam kota maupun ke luar kota ) sering kali kita melihat rombongan yang berusaha menguasai jalan, dan kejadian tersebut bukan cuma 1 – 2 kali. Lalu bagaimana dengan aturan dan tata tertib organisasi ketika melakukan perjalanan keluar kota?

Pemotor di Yogyakarta

Kalau memang tidak bisa menjaga atitud di jalan, mending copot stiker dan berkendaralah seperti orang awam yang tidak tahu soal tata tertib organisasi tapi sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.

-eyang-

Komunitas – klub – Genk Motor, Bedanya dimana?

•21 April 2012 • 11 Comments

Pertanyaan seorang sahabat mampir di hape eyang. Sang Sobat bertanya, “Eyang, tolong jelasin dong perbedaan antara Community, Klub Motor dan Genk Motor” GUBRAK :D bedanya dimana ya??? Atribut??? Stiker??? Motor??? Tongkrongan???? Kegiatan???

Dimata eyang saat ini ke tiga golongan itu ga ada bedanya sama sekali. Lho Kok??? Yah sekarang gini aja deh. Eyang balikin pertanyaannya… “Apa sih kegiatan UTAMA dari ke tiga golongan tersebut???” Jawabannya pasti 1. Sama sama suka ngadain bakti sosial (baik di dukung sponsor atau modal sendiri hasil patungan), 2. Sama sama punya jiwa brotherhood (Tapi kadang sama yang sejenis, setipe, sepabrik aja musuhan), 3. Sama sama suka konvoy tengah malam, 4. Sama sama suka ngadain acara atau menghadiri acara yang di selenggarakan ATPM atau komunitas/klub lain, 5. Sama sama mengaku Safety Riding, padalah kenyataannya masih ada member yang mengalami kecelakaan. Baik riding dalam kota, atau keluar kota ( Turing ). Kalo Soal Tatib dan Aturan, Semuanya punya, mau di sebut AD/ART, perjanjian ini lah.. perjanjian itulah… semuanya sama… sama sama melalui proses Rekruitmen.

Penjabarannya begini, Nomer 1. Baksos. Setiap komunitas / klub pasti memilih baksos sebagai menu utama pada saat anniversary atau ultah, Genk Motor juga ada lho yang ngadain Baksos, ga percaya??? ni link Youtubenya.. http://www.youtube.com/watch?v=TYSqATD5pYM, Trus yang ke 2, soal brotherhood… Semua yang ngaku biker punya jiwa brotherhood, tapi sampai dimana?? Soal sampai detik ini banyak kok komunitas / klub motor yang tidak akur, apalagi Genk Motor. Yang ke 3 soal Konvoy. Udah ngumpul ga keliling kota??? Ga afdol coy… Genk Motor ??? Sama kan??? :D . yang ke 4, Dimana ada Ulang Tahun atau Kenduri Motor, Pasti di situ banyak anak motornya, ga percaya??? dateng aja ke ultah klub di kota kamu. Yang terakhir nomer 5 soal Safety Riding, hingga detik ini masih banyak biker yang kehilangan nyawa di Jalan, ini tandanya amalan safety riding tidak sepenuhnya di serap sama membernya. Safety Riding itu adalah sikap dimana si pemotor betul betul memahami arti keselamatan berkendara dan lebih menghargai nyawa di banding ego untuk membetot tali gas pada saat berkendara. Perkara Nasib, Naas, Kehendak Illahi, bisa kok di hindari jika semua pengendara baik motor dan mobil lebih menghargai nyawanya.

Kampanye Tertib Lalu Lintas

Nah, kalo ingin beda, Aplikasikan tuh yang namanya Brotherhood jangan pandang bulu, Aplikasikan juga tuh soal Safety Riding kepada Masyarakat dengan cara melakukan kegiatan bareng dengan Ditlantas setempat, jangan cuma kerjasama Polantas pas mau konvoy saja. Undang Pak Polantas untuk ikut Kopdar bareng sekalian minta arahan dan bimbingan soal Tatib Lantas, biar member selalu ada kesan pada saat pulang kopdar.

-eyang-

Slamat jalan sobat

•20 April 2012 • 7 Comments

Mungkin ini artikel eyang yang kesekian kali, saat ada rekan biker yang kena musibah kecelakaan. Seperti yang dirilis mbah edo di Blognya berjudul “Selamat Jalan Bro Rizal Pulsarian” http://edorusyanto.wordpress.com/2012/04/19/selamat-jalan-bro-rizal-pulsarian/. Eyang memang kurang mengenal Bro Rizal tetapi pagi tadi ( Kamis, 19 April 2012 ), sekita jam 10 an eyang juga nerima SMS yang sama.

Kronologis Singkat Menurut Sopir Bus Bianglala:
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.50 WB. Ketika melintas di Jl RE Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, tepatnya di depan Tip-top, sopir bus dikejutkan oleh dua sepeda motor, bebek dan skutik yang mendahului dgn menyelinap dari sebelah kiri. Karena terkejut, sang sopir bus tidak sadar bus yang dikemudikannya melambung ke jalur berlawanan arah, sehingga terjadi adu banteng dengan motor yang dikendarai bro Nefrizal Chaniagho Panai (Rizal).

Allah Maha Kuasa, sob. Kapan saja dan dimana saja jika DIA berkehendak, maka terjadilah. Namun sekali lagi eyang sampaikan, be wise when you ride…. be smart when you drive… Naas dan Maut di Jalan Raya bisa kita hindari jika kita bijaksana.

“Slamat jalan sob, Semoga Allah menerima amalmu semasa kamu hidup”

-eyang-

Tips supaya komunitas atau klub motor ga di sebut genk

•18 April 2012 • 11 Comments

Ini tips spontan yang terlintas di kepala saya.. mau di jalanin sukur.. enggak juga ga papa..

  1. Cari tempat kopdar di halaman Polsek, atau Polres, atau Markas Garnisun, jangan lupa minta ijin,
  2. Jangan kopdar Malam hari, karna kalo yang rumahnya jauh ada resiko di buntutin sama Genk Motor, 
  3. Jangan City Rolling, lama lama City Rolling punya kesan arogan dimata masyarakat,
  4. Isi kegiatan kopdar dengan membagi flier tentang keselamatan berkendara dan memasang spanduk bertuliskan “Kami Bukan Genk Motor, Kami adalah Komunitas yang mematuhi Tertib Lalu Lintas” Jangan lupa pasang logo Ditlantas dan logo sponsor kalo dapet dana dari sponsor.
  5. Kopdar minggu pagi aja, cari lokasi dimana banyak orang yang lari pagi, biar bisa lihat yang lagi pada Joging, Jangan lupa, bawa spanduk sama flier, biar yang joging ga kabur.
Kalo ada yang kurang, silahkan tambahkan…
-eyang-

Gak mau di bilang Genk Motor?? Ga usah Roling City kalo Kopdar

•17 April 2012 • 12 Comments

Wew… lagi marak nih soal genk motor di beberapa kota, imbasnya, petugas keamanan gabungan mulai menyisir lokasi – lokasi rawan dengan balapan liar dan tempat konkow anak klub motor.

SSebetulnya ada beberapa kegiatan genk motor dan klub motor yang hampir sama, sama – sama roling city bergerombol tengah malam. Yang berbeda hanya Klub / Komunitas Motor melakukannya menjelang tengah malam. Sedangkan Genk Motor melakukan city roling setelah lewat tengah malam dan berbuat anarkis. Lalu bagaimana dengan konsep ad/art komunitas/klub motor yang diantaranya berbunyi “menjadikan komunitas/klub sebagai wadah silaturahmi, Menekankan dan meningkatkan kesadaran akan kelengkapan berkendara dan ketertiban berlalu lintas. Menciptakan Olahraga kendaraan bermotor pada wadah yang sudah ditetapkan”

Point “Menekankan dan meningkatkan kesadaran akan kelengkapan berkendara dan ketertiban berlalu lintas” menurut eyang hingga saat ini kayaknya belum ada yang mewujudkan, walapun cuma sekedar pake helm dan sepatu untuk riding jarak dekat / dalam kota aja masih ada yang tidak ada safety. Dan tidak adanya kegiatan yang menonjol tentang penerapan tertib lalu lintas, dengan kata lain, roling city berkelompok kadang membuat pengendara lain jadi takut, resah dan akhirnya minggir. Nah, kalo ga mau di sebut Genk Motor, Rubah cara kopdar dengan melakukan kampanye safety riding, sebar brosur tentang keselamatan berkendara. Jadilah pejuang tertib lalu lintas.

-eyang-

Diskriminasi???

•14 April 2012 • 19 Comments

Beginilah nasib pengguna motor di bawah 250CC kalo kena tilang.

Dari sebuah media

Dari 10 Ninja 250 di Lampu Merah, cuma 1 yang spionnya yang tidak di lipat… ga percaya???

-eyang-

Jangan lengah kalau lagi berkendara

•4 April 2012 • 10 Comments

Salah satu kelalaian dalam berkendara adalah lengah. 1 detik saja bisa berantakan seumur jagung. Dan biasanya terjadi pada saat riding bareng, sambil ngobrol dengan rider lainnya.

Perlu di ingat, berkendara sama juga meniti rambut di belah tujuh ( sadis ya kata – katanya ) karna pada saat berada di Jalan Raya, sahabat kita adalah Malaikat Maut dan Jin. Jin hadir untuk mengganggu konsentrasi berkendara, entah dengan mengobrol, sambil ngelamun, bahkan ngantuk. Dan Malaikat maut bertugas antara mencabut nyawa atau tarik ulur hidup setelah kecelakaan. Seperti gambar berikut,

Sudah ga safety, mungkin sambil melamun.

-eyang- 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 139 other followers